Kata Penghubung dalam Bahasa Jepang

Untuk menghubungkan dua klausa ataupun kalimat dalam bahasa Jepang, ada beberapa kata dan partikel yang umum digunakan. Kata penghubung bisa dibagi jadi beberapa jenis sesuai penempatannya. Ada kata penghubung antar kalimat, penghubung antar klausa, penghubung antar kata, dan kata penghubung antar paragraf.

Kata-kata dan partikel-partikel tersebut yaitu :

  1. Ato de (後で) => Setelah ini / Nanti
  2. Atakamo (あたかも) => seakan-akan
  3. Chinami ni (ちなみに) => Ngomong-ngomong / Sehubungan dengan itu.
  4. Demo (でも) => Tapi
  5. Mata wa (または) => Atau
  6. Moshi (もし) => Jika / Kalau
  7. Naosara (なおさら) => apalagi
  8. Sore dokoro ka (それどころか) => bahkan
  9. Shikashi (しかし) => Namun
  10. Sunawachi (すなわち) => yaitu
  11. Sore dokoro ka (それどころか) => malah
  12. Sunawachi (すなわち) => yakni
  13. Sore kara (それから) => Lantas / Lalu
  14. Sore de (それで) => Maka
  15. Sore kara (それから) => kemudian
  16. Tokoro de (ところで) => Ngomong-ngomong
  17. Tsugi ni (次に) => selanjutnya
  18. Tsumari (つまり) => artinya  
  19. To(と) dan Ya (や) => dan
  20. dll.

    Kata Penghubung Antar Kalimat
    Kata penghubung antar kalimat digunakan untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat sebeumnya. Beberapa kata penghubung yang termasuk kata penghubung antar kalimat misalnya.

    • Soshite (そして) => Lalu
    • Sorekara (それから) => Dan kemudian
    • Sore ni (それに) => Dan juga 
    • Demo (でも) => Tetapi
    • Tokoro de (ところで) => Ngomong-ngomong 
    • Chinami ni (ちなみに) => Ngomong-ngomong / Sehubungan dengan itu.
    • dll.

    Kata-kata di atas disebut juga dengan kata penghubung antar kalimat. Kata-kata tersebut bisa diletakkan pada awal kalimat kedua, ketiga dan seterusnya; sebagai pengubung dengan kalimat sebelumnya.

    Kata Penghubung Antar Klausa
    Selain kata penghubung antar kalimat, ada juga kata penghubung antar klausa. Kata penghubung jenis ini digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau lebih yang berada di dalam satu kalimat. Contoh kata penghubung jenis ini yaitu :

    • ~node (ので)
    • ~kara (から)
    • ~noni (のに)
    • ~ga (が)
    • ~to (と)
    • ~nara (なら) / naraba  (ならば)
    • ~keredomo (けれども) / ~kedomo (けども) / ~keredo (けれど) / ~kedo (けど)
    • dll

    Kata penghubung antar klausa ada yang punya aturan tertentu. Pola penulisannya umumnya dibedakan berdasarkan akhir dari klausa kalimat pertama. Untuk lebih jelasnya, lebih baik kalian pelajari saja pola kalimatnya satu persatu.

      0 0 votes
      Article Rating
      Subscribe
      Notify of
      guest
      0 Comments
      Inline Feedbacks
      View all comments
      0
      Would love your thoughts, please comment.x
      ()
      x