Partikel di akhir Kalimat

Untuk membuat sebuah kalimat lengkap kita cukup mengakhirinya dengan kopula atau kata kerja. Tapi, ada beberapa partikel yang bisa diletakkan setelah kopula dan kata kerja untuk memberikan kesan penegasan maksud kalimat atau sekedar menunjukkan keakraban. Partikel-partikel penegas yang berada di akhir kalimat disebut juga sebagai 終助詞(shuujoshi). Berikut ini adalah beberapa partikel yang bisa diletakkan di akhir kalimat.
  • か(ka) / kai (かい)
  • ね(ne)
  • よ(yo)
  • な(na)
  • さ(sa)
  • わ(wa)
  • ぜ(ze)
  • ぞ(zo)
  • かな(kana)
  • かしら(kashira)
  • よね(yo ne)
Kegunaan partikel ka(か) untuk menandakan sebuah pertanyaan sudah pernah kita bahas sebelumnya. Partikel ka pada kata tanya bisa diganti dengan kai atau dai untuk situasi tertentu yang bersifat tidak formal.

Kai umumnya digunakan oleh pria untuk bertanya pada isteri dan bawahan, termasuk anak-anak, dan bukan pada atasan atau orang yang lebih superior. Berbeda dengan ka yang bisa digunakan bersama kata tanya. Kai hanya bisa digunakan untuk pertanyaan yang jawabannya ya atau tidak. Menurut beberapa pendapat, kai mungkin saja berasal dari “ka yo” yang dipersingkat.

Dai digunakan jika suatu kalimat diakhiri dengan kata tanya sebelum kopula. Selain itu, jika kata tanya berada di awal kalimat nominal, dai juga bisa digunakan setelah diubah menjadi diubah jadi ndai atau nandai. Contohnya :

  • anohito wa dare dai?
  • shiai wa itsu dai?
  • resutoran wa doko dai?
  • Doko no tabemono ga oishi ndai?
  • Nani ga kirei ndai?
  • Dare wa Kashikou nandai?

Berikutnya saya akan memberi contoh penggunaan partikel yo dan ne.

  1. いい天気だね。=>ii tenki da ne.
    Arti : Cuaca yang bagus, kan?
  2. 面白い映画だったね。=> omoshiroi eiga ne.
    Arti : Film yang menarik, bukan?
  3. 大丈夫だよ。=> daijoubu da yo.
    Arti : (Saya) baik-baik saja, lho.
    (Diucapkan untuk meyakinkan lawan bicara bahwa yang berbicara tahu apa yang dikatakannya).
  4. 時間がないよ => jikan ga nai yo.
    Arti : (Saya) tidak ada waktu.
    (Diucapkan untuk meyakinkan lawan bicara  bahwa keadaannya benar-benar seperti yang dikatakan).
  5. 魚が好きですよね。=> Sakana ga suki desu yo ne.
    Arti : Saya suka ikan, lho? (Begitu kan?)
    (Digunakan untuk menegaskan rasa yakin sekaligus meminta persetujuan).
Partikel yo dan ne umumnya ditujukan untuk menandakan keakraban. Partikel ne juga berarti bahwa orang yang berbicara seperti meminta persetujuan terhadap pernyataannya, walaupun bukan berarti harus dijawab ataupun dituruti.

Partikel yo bisa untuk menandakan bahwa orang yang berbicara tahu apa yang dia bicarakan dan dia ingin memberitahukannya. Kedua partikel tersebut bisa digunakan bersamaan di akhir kalimat, contohnya ada pada kalimat nomor 5 di atas yang menggunakan “yo ne”.

Partikel lain yang mirip dengan partikel ne adalah partikel na. Partikel ne terkesan sedikit lebih halus, sehingga kadang laki-laki cenderung lebih suka menggunakan partikel na supaya terdengan lebih tegas dan maskulin walaupun ini dikhususkan untuk gender tertentu saja.
Partikel na juga bisa digunakan setelah partikel ka atau partikel yo. Partikel na diletakkan setelah partikel ka, jika seseorang punya dugaan harapan tertentu sekaligus ingin mempertanyakannya. Perhatikan contoh di bawah ini.
  • いい天気だねな。=>ii tenki da na.
  • 面白い映画だったな。=> omoshiroi eiga na.
  • 今日は雨が降るかな。 => Kyou wa, ame ga furu ka na?
  • いい大学に行けるかな。=> ii daigaku ni ikeru ka na?
  • 今、 図書館に行くよな。=> ima, toshokan ni iku yo na.
Beberapa partikel seperti zo dan ze yang identik dengan partikel yo juga memberikan kesan maskulin. Sebaliknya, partikel seperti wa dan kashira memberikan kesan sedikit feminim. Terlepas dari dialek yang menggunakannya, partikel wa bisa memberikan kesan sedikit memelas jika diucapkan dengan intonasi atau nada tertentu.
Contoh :

  • もう時間が ないわ。=> Mou jikan ga nai wa.
    Arti : Sudah tidak ada waktu.
  • おい、行くぞ!=> Oi, Iku zo
    Arti : Hey, kita pergi.
  • もう終わりだぜ。=> mou owari da zo.
    Arti : Sudah selesai.
  • いい大学に入れるかしら?=> ii daigaku ni ireru kashira?
    Arti : (Aku penasaran) apakah mungkin aku akan bisa masuk universitas yang bagus?
Partikel no(の) yang diletakkan di akhir kalimat atau sebelum kopula bisa juga untuk menandakan kalimat yang digunakan untuk menjelaskan atau meminta sebuah penjelasan. Sebagai contoh, jika seseorang menanyakan pada anda apakah anda punya waktu, kamu bisa merespon, “Keadaannya, aku sibuk sekarang.” Ini bisa juga diekspresikan dengan partikel no (の) yang menandakan “hal” atau keadaan yang sedang terjadi. Jenis kalimat ini juga mempunyai arti yang menjelaskan alasan untuk hal lain.
Contoh :

  • 今は忙しいの。=> Ima wa isogashii no.
  • 今は忙しいのだ。=> Ima wa isogashii no da.
  • 今は忙しいの?=> Ima wa isogashii no?
Partikel no yang diletakkan di akhir kalimat (seperti pada contoh pertama) pada percakapan informal sering dianggap memberi kesan feminim atau terlalu halus. Karena itu lelaki dewasa umumnya akan menambahkan da(だ) seperti pada contoh nomor dua di atas, kecuali mereka ingin terdengar imut atau lembut untuk suatu alasan.
Karena da(だ) tidak bisa digunakan dalam sebuah pertanyaan, kalimat dengan partikel no(の) yang ditujukan untuk pertanyaan dengan mengubah intonasinya, digunakan baik oleh lelaki ataupun perempuan.
Untuk membedakan dari kegunaan partikel no sebagai kepunyaan, kita perlu menambahkanna(な) sebelum partikel (の) jika kata sebelum partikel no adalah kata benda.
Contoh :
  • トムのだ。=> Tomu no da.
    Arti : Milik Tom.
  • トムなのだ。=> Tomu na no da.
    Arti : (ini adalah) Tom. (dengan nada sebagai penjelasan).
Di luar keadaan ini, semua sama seperti contoh sebelumnya.
Pada kenyataannya, noda(のだ) biasa diganti dengan “nda”(んだ). Pola kalimat ini cukup sering digunakan dan punya banyak variasi. “da” bisa diganti dengan kopula lainnya.
Contoh :
  • 今、授業があるんじゃない?=> Ima, jugyou ga aru-nja nai?
    Arti : Sekarang ada kelas / jam pelajaran.
  • 今は、ないんだ => Ima nai-nda.
    Arti : Sekarang tidak ada.
  • 今、授業がないんじゃない?=> ima, Jugyou ga nai-nja nai.
    Arti : Sekarang tidak ada jam pelajaran?
  • その人が買うんじゃなかったの?=> Sono hito ga kau-nja nakatta no.
    Arti : Bukankah orang itu membeli?
  • ううん、先生が買うんだ。=> Uun, Gakusei ga kau-nda.
    Arti : Bukan, yang membeli bukan siswa.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x