Pola Kalimat Bahasa Jepang

Dalam bahasa jepang, kalimat paling sederhana yang tidak memiliki kata kerja pola kalimatnya diakhiri dengan kopula seperti desu, da, deshita, datta, deshou, darou, dll. Kopula digunakan untuk menentukan bentuk waktu seperti halnya tenses dalam bahasa inggris.

Untuk kalimat tunggal yang memiliki kata kerja, kalian bisa meletakkan kata kerja di akhir kalimat. Kata kerja dalam bahasa jepang bisa diubah bentuknya sesuai kegunaan dan bentuk waktunya. Kalimat dalam bahasa jepang minimal hanya terdiri dari kata kerja, dan lebih baik jika ada objeknya. Subjek hanya digunakan jika konteks kalimat belum jelas.

Sederhananya, pola kalimat dalam bahasa Jepang, yaitu :

  1. Kalimat Nominal => ( Subjek + wa + ) Kata_benda / Kata_sifat + Kopula (desu, deshita, dll).
  2. Kalimat Verbal => ( Subjek + Objek + ) Kata_kerja.

Contoh kalimat nominal :

  1. Kore wa empitsu desu.
    Arti : Ini adalah Pensil.
  2. Kore wa hon desu.
    Arti : Ini adalah buku.
  3. Kore wa borupen desu.
    Ini adalah pulpen.
  4. Geri desu.
    Arti : (Saya adalah) Geri.
  5. Anton de wa arimasen.
    Arti : (Saya) bukan Anton.

Contoh kalimat verbal :

  1. Anata wa Suika o taberu.
    Arti : Kamu makan semangka.
  2. Kare wa Suika o tabemasu.
    Arti : Dia (♂) makan.
  3. Mikan wa tabemasu.
    Arti : (Saya) makan jeruk.
  4. Mikan wa tabemasen.
    Arti : (Saya) tidak makan jeruk
  5. Tabemasen.
    Arti : Tidak makan.

Selain pola kalimat sederhana di atas, ada cukup banyak pola kalimat lain yang akan kalian pelajari saat belajar bahasa Jepang. Untuk saat ini, kalian cukup fokus pada kalimat sederhana saja.

Untuk kalimat nominal yang kopulanya desu, desunya kadang dihilangkan jika digunakan dalam percakapan sehari-hari yang tidak formal. Desu dan kopula bentuk sopan lainnya wajib digunakan sebagai bentuk sopan santun saat berbicara dengan orang yang tidak kita kenal, orang yang punya status tertentu, dan juga dalam situasi formal.

  1. Kore wa empitsu.
    Arti : Ini adalah Pensil.
  2. Kore wa hon desu.
    Arti : Ini adalah.
  3. Kore wa borupen.
    Ini adalah pulpen.

Dalam percakapan biasa, desu juga bisa diganti dengan “da” yang terkesan lebih maskulin dan biasa digunakan laki-laki, walaupun bukan berarti wanita tidak bisa menggunakannya.

Kosa kata :

  1. Kore => Ini
  2. Empitsu => Pensilsop
  3. Borupen => Bolpoin
  4. Hon => Buku
  5. Isu => Kursi
  6. Tsukue => Meja
  7. Mado => Jendela
  8. Tobira => Pintu / Gerbang
  9. Yuka => Lantai
  10. Tenjou => Atap
  11. Kabe => Dinding
  12. Heya => Kamar / Ruangan
  13. Niwa => Halaman
  14. Daidokoro => Dapur
    0 0 votes
    Article Rating
    Subscribe
    Notify of
    guest
    0 Comments
    Inline Feedbacks
    View all comments
    0
    Would love your thoughts, please comment.x
    ()
    x