Menyatakan Pertentangan dengan Ga dan Kedo

Kali ini, kita akan mempelajari partikel ga yang artinya tetapi. Partikel ga(が) dan kedo(けど) juga digunakan untuk menghubungkan dua kalimat. Ini digunakan untuk menyatakan pertentangan, dengan kata lain, artinya adalah tetapi. Kopula seperti da(だ) sebelum kedo atau ga dibutuhkan untuk kata benda dan kata sifat -na. Seperti kara (から), partikel ga tidak harus diartikan secara eksplisit.

Contoh :

  1. いちばに行きましたが、何も欲しくなかったです。=> ichiba ni ikimashita ga, nani mo hoshikunakatta desu.
    Arti : Aku pergi ke pasar, tapi tidak ada yang aku inginkan.
  2. Undou suru ga, tsukarete imasen. => 運動するが、疲れていません。
    Arti : (Saya) berolahraga, tapi tidak lelah.
  3. Kashipan o takusan tabeta kedo, taiju ga hette ita. => 菓子パンたをくさん食べたけど体重が減っていた。
    Arti : Banyak makan roti manis, tapi berat badan saya turun.
  4. Tomodachi ni kiita, shiranakatta. => 友達に聞いたけど、知らなかった。
    Arti : Aku mendengar dari teman, tapi, tidak tahu.
  5. Kyou wa hima da kedo, ashita wa isogashii desu. => 今日は暇だけど、明日は忙しいです。
    Arti : Hari ini nganggur. Tapi, besok sibuk.

Partikel ga sebagai kata penghubung tidak selalu diartikan dengan kata tapi. Partikel ga (が) mempunyai arti yang lebih sopan dan halus bahkan terkesan lebih halus dibandingkan dengan kedo( けど). Walapun tidak ada aturan khusus, biasanya partikel ga(が) diletakkan bersama dengan masu (~ます) atau (~です) yang termasuk teineigo. Sebaliknya, kedo(けど) umumnya diletakkan bersama dengan “kata kerja biasa” atau kalimat informal.

Pada dasarnya, kedo (けど) adalah versi singkat dari keredomo (けれども). Selain kedo, versi singkat lain dari keredomo adalah keredo (けれど) dan kedomo (けども). Khusus untuk tulisan, kalian juga bisa menggunakan shikasi (しかし) di posisi yang sama dengan ga atau kedo.

Dalam percakapan, dakedo tidak harus diletakkan di antara dua kalimat. kalian juga bisa meletakkan Dakedo di awal kalimat sebagai tanggapan terhadap ucapan lawan bicara atau lanjutan dari ucapan yang sempat terhenti. Kata-kata lain yang artinya hampir sama dengan dakedo adalah yaitu :

  • Desu ga
  • Da ga
  • Dakedo
  • Demo

Demo dan dakedo sama-sama berarti “tapi”. Jika dibandingkan dengan dakedo, demo cenderung dianggap punya impresi dan klaim yang lebih lembut. Contoh kalimat yang menggunakan demo dan dakedo bisa kalian lihat di bawah ini.

  • Dakedo, kare ga suki da. => だけど、彼が好きだ。
    Arti : Tapi (walaupun begitu), (aku) menyukai dia.
  • Demo, kanojo wa akiramenakatta => でも彼女は諦めなかった
    Arti : Tapi, dia tidak menyerah.

Ga dan Kedo Tidak Selalu Berarti Tetapi!
Selain untuk menunjukkan kontradiksi atau pertentangan, ga dan kedo juga bisa digunakan untuk menunjukkan prolog atau pembuka percakapan. Saat digunakan sebagai prolog, arti ga dan kedo bukan tetapi. Selain itu, ga dan kedo bisa juga digunakan untuk menunjukkan bahwa “seharusnya” masih ada “lanjutan” yang sengaja belum diucapkan. Contoh ga dan kedo yang tidak punya arti tetapi bisa kalian lihat di bawah ini.

  • Sukoshi urusai n desu kedo, ….
    Arti : Sedikit berisik, …. (Jangan ada yang berisik, atau tenanglah).
  • Ame ga futte iru kedo, …. => 雨が降ってる けど、 。。。。
    Arti : Sedang turun hujan, …. 
  • Sumimasen ga, gakusei wa doko ni imasuka? => すみませんが、学校はどこにありますか。
    Arti : Permisi, sekolah ada di mana?
  • Indonesia no uta wa iro iro arimasu ga …., dore ga ichiban suki desu ka? => インドネシアの歌はいろいろありますが、どれが一番好きですか。
    Arti : Lagu indonesia ada bermacam-macam …., kamu suka yang mana?

    0 0 votes
    Article Rating
    Subscribe
    Notify of
    guest
    0 Comments
    Inline Feedbacks
    View all comments
    0
    Would love your thoughts, please comment.x
    ()
    x