Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

Sebelumnya, saya pernah membahas penggunaan to omou yang berarti “saya pikir” atau “saya berniat”. Iu dan Omou merupakan beberapa kata yang digunakan untuk mengakhiri kalimat yang berisi kutipan / quote. Selain iu dan omou, masih ada beberapa kata kerja lain yang bisa digunakan untuk membentuk kutipan. Semua kata kerja tersebut dihubungkan dengan kalimat yang dikutip menggunakan “to”.

Saat mengutip, kalian bisa menggunakan kalimat langsung maupun kalimat tidak langsung seperti dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa lainnya. Perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung ada pada tanda kutipnya. Kalimat tidak langsung tidak memerlukan tanda kutip dan biasanya hanya menggunakan kalimat yang singkat.

Kalimat langsung dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris diapit dengan tanda kutip (“). Ini berbeda dengan bahasa Jepang yang meletakkan kutipan di antara 「。。。」 sebelum “to” bersama dengan “kata kerja” tertentu yang biasa digunakan dalam kutipan. Singkatnya, pola kalimat yang bisa dihasilkan, yaitu :

  • {Subjek} wa 「Kalimat」と {Kata Kerja Kutipan}
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と言いた (to iita) => {Subjek} berkata, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」という意味 (to iu imi) => {Subjek} berkata, “Kalimat”.
  • {Sumber} ni 「Kalimat」と書いてあります (to kaite aru) => Di {sumber} tertulis, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と読んだ(to yomu) => {Subjek} baca, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と聞いた (to kiita) => {Subjek} dengar, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と思った (to omotta) => {Subjek} pikir, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と怒鳴った (to donatta) => {Subjek} berteriak, “Kalimat”.
  • {Subjek} wa 「Kalimat」と叱った (to shikatta) => {Subjek} memarahi / menasihati, “Kalimat”.
  • dll

Dalam percakapan, kalian perlu menyesuaikan bentuk waktu dan kesopanan dari kata kerja yang digunakan untuk membuat kutipan.Kalian bisa menggunakan bentuk masu untuk membuat kalimat terdengar lebih sopan.

     Contoh kalimat :

    1. Ani-san wa, 「Neko ga iru」 to iimashita. => アニさんは「猫がいる」と言いました。
      Arti : Ani berkata, “Ada kucing”.
    2. Kanojo wa, 「Nihon ni ikitai」 to iimashita. => 彼女は「日本に行きたい」と言いました。
      Arti : Dia berkata, “Aku ingin pergi ke Jepang”.
    3. Garasu-men ni wa 2000 en to kaite imasu. => ガラス面には2000円と書いています。
      Arti : Di permukaan kaca, tertulis 120 yen.

    Tte untuk Mempersingkat Kutipan

      Dalam percakapan sehari-hari, “to (と)” bisa juga diganti dengan “Tte (って)”.

      1. Ani-san wa, Neko ga iru tte iimashita. => アニさんは猫がいるって言いました。
        Arti : Ani berkata, “Ada kucing”.
      2. Kanojo wa, Nihon ni ikitai tte iimashita. => 彼女は日本に行きたいって言いました。
        Arti : Dia berkata, “Aku ingin pergi ke Jepang”.

      Selain itu, tte (って) bisa juga menggantikan atau mempersingkat beberapa kata. Kata-kata yang bisa dipersingkat dengan tte, yaitu :

      1. to iu => という
      2. to itte => と言って
      3. to itte imasu => といっています。
      4. to iu no wa => というのは

      Tte bisa digunakan dalam posisi kata-kata tersebut untuk mempersingkat penyampaian kutipan. Makna dari kalimat yang menggunakan tte tanpa “kata kutipan” seperti iu bisa dipahami berdasarkan konteksnya.

      0 0 votes
      Article Rating
      Subscribe
      Notify of
      guest
      0 Comments
      Inline Feedbacks
      View all comments
      0
      Would love your thoughts, please comment.x
      ()
      x